Cerita Seorang Pengemis Dengan Seekor Anjing

Bertemu lagi dengan saya si tukang cerita. Kali ini saya akan bercerita tentang seorang pengemis dn se ekor anjing. Semoga cerita yng saya tulis ini dapat memberikan manfaat bagi kita semuanya. Selamat membaca cerita berikut:

Cerita Seorang Pengemis Di sebuah kota, hiduplah seorang pengemis yng setiap hari berkeliaran di jalanan. Ia selalu berpikir, betapa bahagianya dia seandainya memperoleh uang sebanyak 20 juta rupiah.

Pada suatu hari, pengemis ini tanpa sengaja melihat seekor anjing kecil yng lucu dn mungkin sedng tersesat. pengemis tersebut melihat disekelilingnya tidak ada seorangpun. lalu diapun menggendong anjing kecil tersebut dan dibawanya pulang ke rumahnya. Kemudian anjing tersebut diikatnya di dalam rumah.

Tanpa diketahui oleh pengemis tersebut, ternyata pemilik anjing tersebut adalah orang yng paling kaya dikota tersebut. Orang kaya tersebut sangat panic ketika mengetahui anjing kesayangannya telah hilang. Selain anjing kesayangan, anjing tersebut adalah seekor anjing yang langka dan dari jenis yang sangat terkenal.

Kemudian orang kaya tersebut membuat pengumuman di seluruh media yang ada dikota tersebut. Dari TV, surat kabar sampai poster poster dan pengumuman keliling kota hanya agar mendapatkan anjingnya kembali. Dia mengatakan bahwa barang siapa yg dapat menemukan anjingnya, maka dia akan diberi hadiah sebanyak 20 juta rupiah.

Besok harinya, seperti biasa si pengemis keluar untuk melakukan pekerjaannya sebagai pengemis. Ketka berjalan melewati sebuah papan pengumuman, diapun terkejut melihat melihat pengumuman yang dibuat oleh sang pemilik anjing.

Melihat pengumuman tersebut dan melihat hadiah yang dijanjikan oleh si empunya anjing si pengemis itu pun segera berangkat untuk pulang kerumahnya. Sesampainya dirumah, dia langsung menggendong anjing tersebut dan segera menuju stasiun TV untuk menyerahkannya.

Sesampainya di stasiun TV dia terkejut. Ternyata hadiahnya sudah bertambah menjadi 30 juta rupiah. Rupanya si pemilik anjing inilah yang menambah besaran hadiah karena dia sangat menyayangi anjing tersebut. Si pengemis tersebut hampir tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Langkah kaki nya tiba-tiba terhenti. Dia pun berpikir, jika dia menyerahkan anjingnya sekarang, maka dia hanya akan mendapatkan hadiah sebesar 30 juta rupiah, padahal jika dia menyerahkannya beberapa hari lagi maka bisa saja hadiahany akan semakin bertambah. Setelah berpikir panjang, akhirnya diapun melangkah pergi dan membawa kembali anjing tersebut kerumahnya dengan harapan ketika dia mengembalikan anjing tersebut, dia akan mendapatkan hadiah yang jauh lebih besar dari hari ini.

Dan ternyata dugaannya memang benar. Setelah hari keempat hadiahnya kembali bertambah, pada hari keempat hadiah bertambah lagi dan demikian seterusnya sampai pada hari ketujuh. Hadiahnya sudah mencapai 80 juta rupiah. Sebuah angka yang sangat fantastis bagi si pengemis tersebut. Mendengar bahwa hadiahnya sudah sangat besar, si pengemis pun kembali dengan hati sangat bahagia dengan tujuan untuk mengambil anjing tersebut dan menyerahkannya kepada si pemiliknya.

Sesampainya di rumah, dia sangat terkejut melihat kondisi si anjing. Ternyata anjing tersebut sudah mati karena kelaparan setelah selama 7 hari dia tidak diberi makan. Hal ini disebabkan karena si pengemis tidak mampu membelikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan si anjing. Anjing yang mahal tentu saja memerlukan makanan yang mahal pula.

Akhirnya sipengemis tersebut terduduk lemas bersandar di rumahnya yang reot. Raut mukanya menggambarkan penyesalan yang teramat dalam. Mengapa tidak dari hari pertama saja saya meyerahkan anjing tersebut pikirnya. Mengapa saya terlalu tamak untuk mendapatkan hadiah yang lebih besar lagi dan lebih besar lagi. Ternyata selama ini saya salah. Pikirnya dalam hati.

Begitulah nasib yang harus diterima oleh si pengemis. Karena keserakahannya, akhirnya di tetaplah menjadi seorang pengemis. Uang yang banyak yang dia impikan pun musnah hanya karena keinginan untuk memperoleh yang lebih bayak dan lebih banyak lagi.

Dari cerita diatas dapat kita ambil beberapa hikmah yaitu janganlah tamak. Belajarlah untuk mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita. Degan bersyukur, maka Tuhan akan menambahkan rezeki kepada kita, yang kadang rezeki tersebut tidak pernah kita sangka sangka datangnya. Semoga bermanfaat.
Buat lebih berguna, kongsi:
close