Teladan Islam | Keutamaan Berbakti Kepada Orang Bau Tanah (12)

 
Setiap anak hendaklah bersikap lemah lembut terhadap orang tuanya. Hal ini dijelaskan dalam firman Allah SWT surat Al-Isra' : 23 dan 24, yang artinya :

"Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang."...
 
Pada suatu dikala Abdul Haddaj pernah bertanya kepada Sa'id bin Musayyab : "Wahai Sa'id, nsemua yang tersebut dalam Al-Qur'an perihal "Birrul Walidaini" sudah saya fahami maksudnya, kecuali firman Allah suratal Isra' : 23 yang berarti : "Dan ucapkanlah mereka berdua perkataan yang mulia." Sa'id bin Musayyab menjawab : "Ia kira-kira menyerupai perkataan seorang budak yang melaksanakan kesalahan dihadapan majikannya yang kejam." Artinya, tunduk dan patuh lagi hormat dikala mengucapkan kata maaf.

Di dalam sebuah riwayat Imam ibnu Abi hatim yang bersumber dari Al-Hasan, disebutkan bahwa Al-Hasan beropini mengenai firman Allah surat Al-Isra' : 23. Bahwa kita jangan sekali-kali memanggil kedua orang renta dengan nama aslinya saja. Tetapi hendaklah menggunakan panggilan : wahai ayah, wahai ibu, wahai mam, wahai abah, wahai ummi. Yaitu suatu panggilan yang mengandung unsur penghormatan.

Di dalam sebuah riwayatImam Thabrani yang bersumber dari aisyah. Disebutkan bahwa pada suatu dikala ada seorang pria bersama seorang yang telah lanjut usia tiba menghadap Nabi Muhammad SAW, kemudian dia bertanya : "Siapa yang bersamamu ini?" Laki-laki itu menjawab : "Ini ialah ayahku." Maka dia bersabda : "Janganlah kau berjalan didepannya, janganlah kau duduk sebelum dia duduk dan janganlah kau memanggil namanya dengan sembarangan, serta jangan kau menjadi penyebab dia menerima cacian dari orang lain."

Di dalam sebuah riwayat Imam Bukhari yang bersumber dari Ibnu Jarus dan Ibnu Mundzir melalui 'Urwah. Ia beropini mengenai firman Allah surat Isra' : 24 yang berarti : "Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan." 'Urwah menyampaikan bahwa kita seharusnya tunduk kepada kedua orang renta sebagaimana seorang hamba sahaya tunduk patuh di hadapan majikan yang garang, bengis lagi kasar.
 
Sedangkan berdasarkan pendapat Atha' bin Rabah, bahwa janganlah kau mengangkat tanganmu jikalau sedangberbicara di hadapan kedua orang tua.
 
Dengan demikian, maka sudah terperinci sebagai seorang anak sudah seharusnya lemah lembut terhadap kedua orang tua, kapanpun dan dimanapun berada.
 
Buat lebih berguna, kongsi:
close