Tubuh Rasulullah Saw Dilindungi Petir

Assalamu'alaikum....
Kisah-kisah contoh Islam hadir kembali, silahkan dibaca, dishare sebanyak-banyaknya ke media umum ya sahabat.

Diantara para nabi dan rasul yang paling banyak mempunyai mukjizat ialah Rasulullah SAW. Salah satunya ialah tubuh Rasulullah SAW yang dilindungi petir ketika handak dibunuh.

Kisahnya

Pada zaman Rasulullah SAW, tidak sedikit sobat yang menyaksikan dengan mata kepala sendiri wacana kehebatan mukjizat dia yang spektakuler ialah tubuhnya memancarkan nyala api dan petir sebagai tameng dari serangan lawan yang hendak membunuhnya.

Dikisahkan, Rasulullah SAW berangkat menuju medan Perang Hunain. Diantara yang ikut serta dalam pasukan kafir, ada seorang lelaki yang berjulukan Syaibah bin Usman bin Thalhah, yang ayah dan pamannya terbunuh dalam Perang Uhud. Oleh alasannya ialah itu, keikutsertaan Syaibah dalam Perang Hunain ialah untuk membalas dendam atas maut bapak dan pamannya di Perang Uhud.

Memancarkan Petir

Sasaran utama Syaibah ialah membunuh Rasulullah SAW. Ketika Syaibah mengetahui Rasulullah SAW turut serta dengan pasukan Islam dalam Perang Hunain, dirinya pun ikut bergabung dengan pasukan kafirQuraisy menuju suku Hazawin. Harapannya bila perang sudah berkecamuk, dirinya akan mencari kesempatan dan menunggu dikala yang sempurna untuk membunuh Rasulullah SAW. Dengan demikian, dirinya sanggup menuntaskan balas dendam kaum kafir Quraisy terhadap Rasulullah SAW.

Syaibah telah memperhitungkan rencananya dengan matang biar jangan hingga gagal. Pedangnya pun dibawa dan telah diasah tajam hingga nanti sanggup sekali babat kepala Rasulullah SAW eksklusif pisah dari badannya. Hari yang dinantikan pun tiba. Perang sedang berkecamuk dengan hebatnya dan Syaibah terus mengintai gerak gerik Rasulullah SAW alasannya ialah dialah target utamanya.




Akhirnya, tibalah dikala yang dinantikan oleh Syaibah. Sebab di dikala orang-orang Islam prak poranda dan bercerai berai oleh serangan gencar pasukan panah kaum kafir yang bertubi-tubi, menciptakan pasukan Islam tak bisa melindungi Rasulullah SAW. Maka, Syaibah eksklusif mengeluarkan pedangnya sambil mendekati Rasulullah SAW. Setelah mendekat, serangan pun dilancarkan.

Tiba-tiba saja ada nyala api keluar daru tubuh Rasulullah SAW menyerupai petir yang menyambar-nyambar dan nyaris menyambar wajah Syaibah. Petir itu seakan melindungi tubuh Rasulullah SAW dari serangan Syaibah. Melihat tragedi itu, Syaibah eksklusif menutup wajahnya alasannya ialah rasa takut. Dirinya pun eksklusif berlari menjauhi Rasulullah SAW. Namun justru Rasul memanggil Syaibah,"Wahai Syaibah, datanglah kemari," ujar Rasulullah SAW.

Membela Rasulullah SAW

Dengan perasaan takut, Syaibah pun mendekat. Rasulullah SAW kemudian meletakkan tangannya di dada Syaibah. Rupanya dia mengerti bila Syaibah ketakutan dan gemetaran. Beliau mengusap-usap dada Syaibah seraya berdoa,
"Y Allah, lindungilah dia dari bisikan setan."

Pada dikala itu juga, tak ada yang lebih dicintai oleh telinga, mata, dan segenap jiwa Syaibah kecuali Rasulullah SAW. Perasaan benci dan dendam kepada Rasulullah SAW tiba-tiba saja sirna berganti kecintaan yang luar biasa hebatnya.

"Mari ikut berjuang bersama kami, "kata Rasulullah SAW.
Syaibah eksklusif bangun tegak di hadapan Rasulullah SAW. Syaibah lantas melancarkan serangan balik menghantam kaum kafir yang memusuhi Rasulullah SAW dan para sahabat-sahabatnya.

Wassalamu'alaikum warohmah.
Buat lebih berguna, kongsi:
close