Semua yang namanya makhluk niscaya akan mencicipi mati. Tapi hampir semua makhluk niscaya takut akan datangnya mati. Bahkan bertemu malaikat tamat hayat pun merasa ketakutan.
Malaikat tamat hayat tiba menjumpai makhluk untuk mencabut nyawa, semuanya atas perintah Tuhan SWT. Tak pernah sekalipun malaikat tamat hayat bertindak atas kemauaan sendiri.
Sering kita membaca gosip yang heboh dan menghebohkan dimana ada orang yang mati, tapi dapat hidup kembali. Bukannya orang tersebut sakti, namun semua ialah sudah Kehendak Tuhan SWT.
Kisah orang mati kemudian hidup lagi sebetulnya sudah ada semenjak zaman dahulu kala, sebelum Nabi Musa as.
Ini ada dongeng yang mengejutkan, orang ingin segera mati dengan tujuan biar lebih beriman kepada Tuhan SWT. Siapakah dia?
Dialah Nabi Idris as.
Beliau, Nabi Idris as ialah seorang yang sanat alim dan dia bahagia erat dengan malaikat Maut. Persahabatannya tersebut dilandaskan sebab sama-sama kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pada suatu hari, Nabi Idris as berkata kepada Malaikat Izrail,
"Wahai sahabatku, sebetulnya saya ingin sekali segera mati sebab sayaingin mencicipi bagaimana sakitnya ketika nyawa dicabut, biar keimanan saya bertambah."
"Wahai Nabiyullah, belum saatnya engkau mati, "ucap Malaikat Maut.
"Sesudah saya mencicipi mati, kemudian berdoalah kepada Tuhan SWT biar saya diizinkan hidup kembali menyerupai sedia kala, "ujar Nabi Idris tanpa menghiraukan ucapan Malaikat Maut.
Mendengar penuturan Nabi Idris as tersebut, Malaikat Maut menjelaskan bahwa dirinya belum pernah mencabut nyawa sekakipun tanpa perintah Tuhan SWT.
Tuhan Maha Mendengar. Tuhan Maha Mengetahui.
Setelah itu, tiba-tiba saja turunlah wahyu dari Tuhan SWT untuk mencabut nyawa Nabi Idris as.
Maka dicabutlah nyawa Nabi Idris as. Kematian Nabi Idris as telah menciptakan Malaikat Maut meraa amat duka dikarenakan telah kehilangan sobat karibnya itu.
Dalam kesedihannya, Malaikat Maut berdoa kepada Tuhan SWT biar Nabi Idris as dihidupkan kembali. Tuhan SWT mengabulkan doanya.
Dalam sekejap, Nabi Idris as hidup kembali.
Nabi Idris as kemudia berkata,
"Wahai sahabatku! Saya mengucapkan terima kasih kepadamu sebab doamulah yang menyebabkan saya dihidupkan kembali oleh Tuhan SWT."
Demikianlah, Nabi Idris as dapat hidup kembali sesudah mati.
Selang waktu berganti, dia tetap alim dan membuatkan agama Tuhan SWT di atas bumi. Dan pada waktunya nanti, dia benar-benar dicabut nyawanya dan ditempatkan di surga.
Wallahu A'lam...
Malaikat tamat hayat tiba menjumpai makhluk untuk mencabut nyawa, semuanya atas perintah Tuhan SWT. Tak pernah sekalipun malaikat tamat hayat bertindak atas kemauaan sendiri.
Sering kita membaca gosip yang heboh dan menghebohkan dimana ada orang yang mati, tapi dapat hidup kembali. Bukannya orang tersebut sakti, namun semua ialah sudah Kehendak Tuhan SWT.
Kisah orang mati kemudian hidup lagi sebetulnya sudah ada semenjak zaman dahulu kala, sebelum Nabi Musa as.
Ini ada dongeng yang mengejutkan, orang ingin segera mati dengan tujuan biar lebih beriman kepada Tuhan SWT. Siapakah dia?
Dialah Nabi Idris as.
Kisahnya
Beliau, Nabi Idris as ialah seorang yang sanat alim dan dia bahagia erat dengan malaikat Maut. Persahabatannya tersebut dilandaskan sebab sama-sama kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pada suatu hari, Nabi Idris as berkata kepada Malaikat Izrail,
"Wahai sahabatku, sebetulnya saya ingin sekali segera mati sebab sayaingin mencicipi bagaimana sakitnya ketika nyawa dicabut, biar keimanan saya bertambah."
"Wahai Nabiyullah, belum saatnya engkau mati, "ucap Malaikat Maut.
"Sesudah saya mencicipi mati, kemudian berdoalah kepada Tuhan SWT biar saya diizinkan hidup kembali menyerupai sedia kala, "ujar Nabi Idris tanpa menghiraukan ucapan Malaikat Maut.
Mendengar penuturan Nabi Idris as tersebut, Malaikat Maut menjelaskan bahwa dirinya belum pernah mencabut nyawa sekakipun tanpa perintah Tuhan SWT.
Mati Hidup Lagi
Tuhan Maha Mendengar. Tuhan Maha Mengetahui.
Setelah itu, tiba-tiba saja turunlah wahyu dari Tuhan SWT untuk mencabut nyawa Nabi Idris as.
Maka dicabutlah nyawa Nabi Idris as. Kematian Nabi Idris as telah menciptakan Malaikat Maut meraa amat duka dikarenakan telah kehilangan sobat karibnya itu.
Dalam kesedihannya, Malaikat Maut berdoa kepada Tuhan SWT biar Nabi Idris as dihidupkan kembali. Tuhan SWT mengabulkan doanya.
Dalam sekejap, Nabi Idris as hidup kembali.
Nabi Idris as kemudia berkata,
"Wahai sahabatku! Saya mengucapkan terima kasih kepadamu sebab doamulah yang menyebabkan saya dihidupkan kembali oleh Tuhan SWT."
Demikianlah, Nabi Idris as dapat hidup kembali sesudah mati.
Selang waktu berganti, dia tetap alim dan membuatkan agama Tuhan SWT di atas bumi. Dan pada waktunya nanti, dia benar-benar dicabut nyawanya dan ditempatkan di surga.
Wallahu A'lam...
Buat lebih berguna, kongsi:

